Contoh Uji t Satu Sampel (Dua Sisi) dengan SPSS

Untuk contoh uji t satu sampel (dua sisi) dengan menggunakan software SPSS kali ini, kita menggunakan data contoh uji t satu sampel (dua sisi) secara manual seperti pada posting sebelumnya. Contoh soal sebelumnya tersebut adalah sebagai berikut.
Sebuah perusahaan pembuat mesin pengisi produk minuman botol mengklaim bahwa mesin buatannya rata-rata bisa mengisi botol minuman sebanyak 100 ml per botol. Untuk meyakinkan hal itu, perusahaan yang membeli menguji mesin tersebut dengan mengukur kembali isi botol yang telah diisi oleh mesin. Hasil yang diperoleh dari pengukurannya adalah sebagai berikut:

101, 99, 104, 103, 102, 100, 98, 101, 101, 100, 99, 97, 98, 100, 105, 101, 103, 104, 96, 97

Tahap Pengujian Data:

Sebelum melakukan pengujian, data di atas kita entry terlebih dahulu ke dalam program SPSS, kemudian data disimpan. Hasil entry data adalah seperti gambar berikut.

data-uji-t-satu-sampel-dua-sisi

Berikutnya, pada menu SPSS, pilih Analyze, selanjutnya Compare Means, kemudian pilih One-Sample T Test.

one-sample-t-test

Setelah itu akan tampil jendela One-Sample T Test seperti gambar di bawah ini.

tampilan-one-sample-t-test

Pindahkan isi_botol ke dalam Test Variable(s) dengan menekan tanda panah. Kemudian isi Test Value dengan angka pembanding, yaitu 100. Selanjutnya tekan OK. Setelah itu akan tampil jendela baru yang menyajikan hasil output pengolahan SPSS. Tampilannya adalah seperti gambar berikut.

hasil-one-sample-t-test

Analisis:

Pada output pertama, ditampilkan hasil pengolahan sebagai berikut.
n = 20 (jumlah sampel)
= 100,45 (rata-rata sampel hasil pengukuran)
s = 2,544 (standar deviasi sampel)
se = 0,569 (rata-rata standar erorr)

Pengujian:

Hipotesis pengujian adalah sebagai berikut.



Dari output kedua diperoleh nilai t hitung SPSS = 0,791. Sedangkan nilai -t_{alpha /2,v} dan t_{alpha /2,v} adalah -2,093 dan 2,093. Jika dibandingkan, maka t hitung SPSS berada di antara angka-angka t tabel, sehingga Ho diterima. Oleh karena dapat diambil keputusan bahwa dengan tingkat kepercayaan 95%, secara signifikan hasil pengujian tidak berbeda dengan apa yang diklaim oleh perusahaan pembuat mesin pengisi botol.

Selain dengan membandingkan t hitung SPSS dengan t tabel, ada cara lain yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Cara tersebut adalah dengan melihat nilai Sig. (2-tailed). Nilai Sig. dari output adalah 0,439. Nilai tersebut berada di antara nilai -alpha dan alpha. Oleh karena itu Ho diterima.

Tulisan Yang Berhubungan